![]() |
| Judul: Reses DPRD Sulsel di Assorajang, Warga Sampaikan Aspirasi Nelayan, UMKM hingga Bedah Rumah |
WAJO,WEKENDSULSEL – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan agenda Reses Masa Persidangan II Tahun Anggaran 2025–2026 di Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat desa untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan harapan pembangunan kepada wakil rakyat di tingkat provinsi.
Pertemuan tersebut dihadiri Camat Tanasitolo, Kepala Desa Assorajang, koordinator kabupaten, korcam dan kordes Sahabat Supriadi Arif, serta warga setempat. Koordinator Kabupaten, Ambo Upe Ali, menyebut kehadiran pimpinan DPRD Sulsel asal Wajo sebagai kebanggaan bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjadi pemilih cerdas dengan memilih wakil rakyat yang konsisten kembali menemui konstituennya.
Kepala Desa Assorajang, Andi Samanrukka, mengapresiasi sejumlah bantuan yang telah terealisasi di Wajo, namun berharap perhatian lebih besar bagi nelayan dan petani yang menjadi tulang punggung ekonomi desa. Senada dengan itu, Camat Tanasitolo, Drs. Andi Ramlan Danial, M.Si., menegaskan bahwa reses merupakan jalur strategis dalam menyinergikan aspirasi masyarakat dengan perencanaan pembangunan, baik melalui jalur legislatif maupun eksekutif.
Dalam sesi dialog, berbagai aspirasi mengemuka. Vera meminta dukungan modal bagi pelaku usaha tenun dan pedagang kaki lima. Danis, mewakili anggota patroli Ramadan, mengusulkan bantuan konsumsi sahur bagi petugas yang berjaga malam. Sementara Irwandi selaku aparat desa menyampaikan kebutuhan perahu dan alat tangkap nelayan serta program bedah rumah bagi warga kurang mampu.
Menanggapi hal itu, Supriadi Arif menjelaskan bahwa beberapa program UMKM sebelumnya terdampak efisiensi anggaran, namun akan diupayakan kembali pada tahun mendatang. Bantuan akan difokuskan dalam bentuk alat usaha seperti mesin jahit, dengan syarat kelompok memiliki legalitas resmi agar penyalurannya tepat sasaran. Ia juga menyatakan dukungan pribadi sebesar Rp2 juta untuk konsumsi sahur patroli Ramadan, serta berkomitmen mengoordinasikan bantuan perahu dan alat tangkap dengan dinas terkait. Kegiatan reses ditutup dengan suasana hangat melalui kuis interaktif yang semakin meningkatkan partisipasi warga.

