![]() |
| PMII Wajo Geruduk DPRD,Desak Evaluasi Total Kebijakan Pemerintah Pusat, |
WAJO,WEEKENDSULSEL – Puluhan massa dari Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Wajo menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Wajo, Rabu (24/6/2026).
Aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak PMII secara nasional sebagai bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti sejumlah isu krusial yang dinilai memberatkan masyarakat, mulai dari pembengkakan struktur kabinet, efisiensi penggunaan APBN, hingga persoalan kesejahteraan tenaga pendidik.
Ketua PC PMII Wajo, Yusril Asmar, menegaskan bahwa aksi yang mereka lakukan bukan sekadar menyampaikan aspirasi, melainkan menuntut adanya tindak lanjut nyata dari para wakil rakyat.
“Kami dari PC PMII turun serentak atas perintah PMII Pusat terkait isu krusial yang terjadi. Kami tidak sekadar menyampaikan aspirasi, tapi kami butuh tindak lanjut. Ketika ada kebijakan yang berpihak kepada masyarakat maka kami hadir, begitupun jika tidak berpihak,” tegas Yusril.
Ia juga menyoroti struktur kabinet pemerintahan yang dinilai terlalu gemuk dan mempertanyakan efektivitas penambahan jumlah kementerian.
“Persoalan kabinet terlalu gemuk, apakah efisien? Selain itu, kompetensi terhadap jabatan yang dipegang itu sangat penting,” tambahnya
Tak hanya isu nasional, PMII Wajo juga menyinggung kesejahteraan guru yang dinilai masih jauh dari kata sejahtera. Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) turut menjadi sorotan.
“Kami mempertanyakan dengan banyaknya dapur MBG di Kabupaten Wajo, apakah memang belum cukup untuk sekolah-sekolah? Selain itu, bagaimana dengan KDKMP? Kami meminta evaluasi total terhadap Badan Gizi Nasional dan pembubaran KDKMP,” ujar Yusril.
Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Firmansyah Perkesi, menerima massa aksi secara langsung bersama para wakil ketua dan anggota DPRD lainnya. Ia menyatakan bahwa DPRD Wajo berkomitmen untuk meneruskan seluruh aspirasi mahasiswa kepada pemerintah pusat.
“Terkait masalah ini, insya Allah dalam waktu dekat akan kami sampaikan ke DPR RI. Ini sudah menjadi agenda yang akan kami sampaikan kepada pusat sebagai tindak lanjut,” ujarnya.
Senada dengan itu, anggota DPRD Wajo, Sudirman Meru, mengapresiasi gerakan PMII yang dinilai selalu membawa semangat kemanusiaan dan memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Pergerakan PMII selalu memberi nuansa kemanusiaan. Secara tersirat, ini sudah menggema di seluruh Indonesia,” tuturnya.
PC PMII Wajo menegaskan akan terus mengawal janji DPRD tersebut dan memastikan tuntutan yang disampaikan tidak berhenti pada aksi hari ini, melainkan terus dipantau hingga ada tindak lanjut dari pemerintah demi kesejahteraan rakyat dan stabilitas ekonomi nasional.
(Dicky)



