![]() |
| Bupati Wajo Tegaskan Komitmen Lindungi Lahan Pertanian, Dukung Ketahanan Pangan Nasional |
MAKASSAR,WEEKENDSULSEL – Pemerintah Kabupaten Wajo menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Wajo, Andi Rosman, saat menghadiri Rapat Koordinasi Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (9/7/2026).
Rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menjadi langkah strategis pemerintah dalam memastikan perlindungan lahan pertanian di tengah meningkatnya kebutuhan lahan untuk berbagai program pembangunan nasional.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Direktur Jenderal Tata Ruang ATR/BPN Suyus Windayana, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Sulsel, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan, serta jajaran kepala dinas terkait. Dalam kesempatan itu, Bupati Andi Rosman didampingi Sekretaris Bappelitbangda Kabupaten Wajo.
Dalam pemaparannya, pemerintah menargetkan perlindungan LP2B mencapai 87 persen dari total Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD). Provinsi Sulawesi Selatan bahkan telah melampaui target tersebut dengan capaian 88,05 persen, yang mendapat apresiasi langsung dari Menteri ATR/BPN.
Meski demikian, Menteri Nusron Wahid menegaskan bahwa lahan di luar kawasan LP2B tetap berada dalam pengawasan pemerintah dan tidak dapat dialihfungsikan secara bebas tanpa melalui mekanisme perizinan yang berlaku.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Andi Rosman menyatakan Kabupaten Wajo siap mendukung percepatan penetapan LP2B melalui sinergi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.
Menurutnya, sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan, Wajo memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keberlangsungan lahan pertanian produktif agar tetap menjadi penopang produksi pangan sekaligus sumber penghidupan masyarakat.
"Insya Allah kami selalu siap bersinergi sekaligus mendukung percepatan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan serta melindungi lahan pertanian produktif dari alih fungsi yang tidak terkendali," ujar Andi Rosman.
Ia menambahkan, kebijakan pembangunan daerah akan terus diselaraskan dengan arah pembangunan nasional, khususnya dalam perlindungan lahan pertanian agar keberlanjutan sektor pertanian dan kesejahteraan petani tetap terjaga.
Sebagai bentuk komitmen bersama, Bupati Andi Rosman bersama seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan menandatangani Berita Acara Penetapan LP2B. Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Sekda Sulsel Jufri Rahman, Dirjen Tata Ruang Suyus Windayana, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Selatan Wartomo.
Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi rilis yang lebih bergaya jurnalistik media online dengan lead yang lebih kuat dan lebih menarik untuk dipublikasikan.
Editor : Dicky


