![]() |
| Aliansi Masyarakat Luwu Raya Tutup Jalur Bonepute, Poros Makassar–Palopo Lumpuh Total |
LUWU,WEEKENDSULSEL – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Masyarakat Luwu Raya kembali mengganggu arus lalu lintas di Jalan Poros Makassar–Palopo. Demonstrasi berlangsung pada Jumat (6/2/2026) di Kelurahan Bonepute, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dengan tuntutan percepatan pembentukan Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.
Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian protes yang terjadi secara sporadis selama sepekan terakhir di sejumlah titik strategis sepanjang jalur Trans Luwu Raya. Massa mulai berkumpul sekitar pukul 14.30 Wita dan langsung melakukan pemblokiran jalan utama.
Pemblokadean dilakukan di depan lorong Jalan Bunga Cengkeh dengan menurunkan material tanah timbunan ke badan jalan menggunakan sebuah truk. Akibatnya, kendaraan dari arah Makassar maupun Palopo tidak dapat melintas dan menyebabkan kemacetan panjang dari kedua sisi.
Untuk mengurai kepadatan, pengendara terpaksa dialihkan ke jalur alternatif melalui Desa Temboe, Desa Salusana, Desa La’loa (Luwu), kemudian tembus ke Desa Jauhpandang, Desa Marannu, Desa Tellesang, hingga Desa Buriko di Kabupaten Wajo.
Hingga pukul 20.26 Wita, massa aksi masih bertahan di lokasi. Para demonstran terlihat terus menyampaikan aspirasi secara bergantian melalui orasi. Mereka juga membakar ban bekas dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk simbolik perjuangan. Sejumlah tokoh masyarakat turut hadir memberikan dukungan langsung.
Kemacetan panjang tidak terhindarkan, terlebih beredar informasi bahwa aksi tersebut berpotensi berlanjut hingga pukul 22.00 Wita di lokasi yang sama.
Aparat gabungan TNI dan Polri tampak siaga di sekitar titik aksi untuk menjaga keamanan dan mengantisipasi potensi gangguan ketertiban. Hingga berita ini diturunkan, situasi terpantau aman dan kondusif, meski akses jalan utama Makassar–Palopo masih belum dapat dilalui.
(Dicky)

