![]() |
| Komunitas Passemba' Toraya mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Tana Toraja untuk melangsungkan RDP |
TANA TORAJA,WEEKENDSULSEL – Sejumlah pemuda dan aktivis olahraga yang tergabung dalam komunitas Passemba Toraya mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Tana Toraja untuk melangsungkan Rapat Dengar Pendapat (RDP), Kamis (12/03/2026)
Pertemuan ini bertujuan untuk menyuarakan aspirasi terkait minimnya perhatian pemerintah terhadap pengembangan sektor olahraga di Bumi Lakipadada.
Rapat yang berlangsung di ruang ketua DPRD ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja Kendek Rante, anggota Komisi I Medi Sura, serta Wakil Ketua DPRD Sunarto Parrangan dan Leonardus Tallupadang., perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), KONI serta Kesbangpol Kabupaten Tana Toraja.
Perwakilan Passemba Toraya dalam penyampaiannya menyoroti beberapa isu krusial yang dianggap menghambat prestasi atlet lokal:
1. Transparansi Anggaran :Mempertanyakan alokasi anggaran pembinaan atlet yang dinilai masih sangat minim dibandingkan potensi dan prestasi yang ada.
2. Revitalisasi Sarana Olahraga: Mendesak pembangunan dan fasilitas olahraga yang memadai untuk latihan atlet.
Menanggapi hal tersebut pihak DPRD Tana Toraja menyambut baik inisiatif para pemuda Passemba' Toraya. Medi Sura selaku pimpinan Komisi I menyampaikan apresiasi atas langkah dan kontribusi yang dilakukan Passemba Toraya dalam membangun mental dan karakter generasi muda Tana Toraja.
Menurutnya, kegiatan olahraga yang dilakukan komunitas tersebut tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda agar terhindar dari berbagai dampak negatif seperti penyalahgunaan narkoba serta meningkatnya tren kejahatan anak.
“Passemba Toraya telah menunjukkan komitmen nyata dalam membina generasi muda melalui olahraga. Upaya ini sangat penting dalam membangun karakter serta mengarahkan anak-anak muda Tana Toraja menuju kegiatan yang positif dan berprestasi,” ujar Medi Sura dalam forum RDP tersebut.
Sementara, Indra Batara Randa mengungkapkan harapannya kepada pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap pembinaan atlet, termasuk dukungan anggaran, fasilitas latihan, serta program pembinaan yang berkelanjutan.
"Harapan kami sederhana, agar atlet-atlet Tana Toraja tidak lagi berjuang sendiri. Mereka membutuhkan dukungan nyata agar potensi yang dimiliki dapat berkembang dan mengharumkan nama daerah,” Ujar Indra.
Penulis:Nober


