![]() |
| Perkembangan Kasus Murbei: Dua Tersangka Baru Ditetapkan, Kejari Wajo Tegaskan Komitmen Transparansi |
WAJO,WEEKENDSULSEL – Perkembangan terbaru dalam penanganan kasus Murbei kembali disampaikan secara resmi oleh Kepala Kejaksaan Negeri Wajo dalam keterangan persnya. Setelah sebelumnya menetapkan satu orang tersangka utama dalam proses penyelidikan dan penyidikan, kini penyidik kembali menetapkan dua tersangka baru, yakni Inisial MD dan MT semua berstatus Apatur Sipil Negara (ASN) sekarang sudah dibawa kerutan sengkang.
Penetapan kedua tersangka tersebut dilakukan berdasarkan temuan dua alat bukti baru yang dinilai cukup dan memenuhi unsur sebagaimana ketentuan hukum yang berlaku. Kepala Kejaksaan Negeri Wajo menegaskan bahwa proses penetapan tersangka telah melalui tahapan pemeriksaan yang cermat, objektif, dan profesional.
“Kami bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah. Setiap perkembangan dalam kasus ini akan kami sampaikan secara terbuka kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas dan komitmen penegakan hukum,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penyidikan akan terus dikembangkan guna memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai perannya masing-masing.
Perwakilan lembaga dan insan pers yang hadir dalam kesempatan tersebut menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kejaksaan Negeri Wajo. Mereka mengapresiasi keterbukaan informasi yang diberikan dan berharap ruang komunikasi antara aparat penegak hukum, lembaga, dan media tetap terjaga dengan baik.
“Kami sangat mensupport proses penyidikan dan penyelidikan yang berjalan. Transparansi dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik,” ungkap salah satu perwakilan lembaga.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah singkat yang mengangkat tema pentingnya menjaga silaturahmi, khususnya di bulan suci Ramadan. Dalam tausiah tersebut disampaikan bahwa momentum Ramadan hendaknya dimanfaatkan untuk memperkuat ukhuwah, menjaga kewajiban ibadah, serta memperbanyak amalan sunnah sebagai bentuk peningkatan kualitas diri dan kebersamaan.
Acara ditutup dengan doa bersama demi kelancaran tugas dan tanggung jawab seluruh pihak, sekaligus memohon keberkahan dalam menjalankan amanah. Suasana kebersamaan semakin terasa saat dilaksanakan buka puasa bersama keluarga besar Kejaksaan Negeri Wajo dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Wajo.
Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menegakkan hukum secara profesional, berintegritas, dan humanis di Kabupaten Wajo.
(Dicky)


