![]() |
| Pemkab Wajo dan Imigrasi Parepare Kolaborasi Lewat Program Pasporia, 50 Warga Dilayani |
WAJO,WEEKENDSULSEL — Pemerintah Kabupaten Wajo bersama Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare menghadirkan pelayanan keimigrasian melalui program Paspor Ceria (Pasporia) di Lapangan Merdeka Sengkang, Minggu (23/8/2026).
Program tersebut menjadi upaya mendekatkan pelayanan pembuatan paspor kepada masyarakat Wajo. Sebanyak 50 pemohon mendapatkan pelayanan dalam kegiatan yang digelar bertepatan dengan aktivitas masyarakat di Lapangan Merdeka Sengkang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Armayani, hadir mewakili Bupati Wajo Andi Rosman. Ia didampingi Kepala Dinas Kominfotik Wajo Andi Musdalifah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Taufik Razak, sejumlah anggota DPRD Wajo, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo.
Sementara dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, hadir langsung Kepala Imigrasi Ade Yanuar Ikbal bersama sejumlah jajarannya.
Armayani mengatakan, program Pasporia merupakan langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah, dan efisien bagi masyarakat.
“Melalui Pasporia, warga tidak perlu datang langsung ke kantor imigrasi di Parepare untuk mendapatkan layanan paspor. Akses pelayanan menjadi lebih mudah, praktis, dan efisien,” ujar Armayani.
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya memberikan kemudahan dalam pengurusan administrasi keimigrasian, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pemerintah Kabupaten Wajo menyambut baik kolaborasi ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala. Dengan pelayanan yang hadir langsung di daerah, masyarakat dapat memperoleh layanan keimigrasian tanpa harus menempuh perjalanan jauh,” katanya.
Sementara itu, Ade Yanuar Ikbal menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan Pasporia terlebih dahulu dapat melakukan pendaftaran melalui aplikasi M-Paspor dengan memilih lokasi layanan “Layanan Paspor Car Free Day Kabupaten Wajo.”
“Layanan ini tidak melayani penggantian paspor karena rusak, hilang, maupun perubahan identitas. Awalnya kami menyiapkan 35 kuota, tetapi karena antusiasme masyarakat cukup tinggi, hari ini ada 50 orang yang kami layani,” jelasnya.
Kegiatan Pasporia di Lapangan Merdeka Sengkang tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Wajo dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau masyarakat.(Humas Pemda)

