WEEKENDSULSEL.ID, TORAJA UTARA|| Bunuh diri merupakan salah satu penyebab kematian yang kerap terjadi pada individu yang memiliki gangguan mental. Tak bisa dipungkiri, peran pemuda sangat dibutuhkan dalam segala lini kehidupan, termasuk perannya meminimalisir tindakan tak terpuji seperti tindakan bunuh diri.
Peran pemuda tersebut dijadikan acuan oleh Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) Klasis Parandangan bersama PPGT Klasis Rantepao dengan menggelar seminar "broken heart", Sabtu (20/3/2021).
Seminar bertajuk broken heart dirangkaikan dengan ibadah triwulan ini dilaksanakan di gereja jemaat buntu lepong klasis parandangan kecamatan buntu pepasan.
Seminar tersebut digelar guna meminimalisir tindakan tak terpuji yakni tindakan bunuh diri yang mana sebelumnya marak terjadi di toraja.
"Kita lihat isu-isu di Toraja khususnya anak muda banyak yang broken heart sehingga mereka mengambil tindakan yang salah seperti bunuh diri," ucap Martini, salah satu peserta seminar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dr. Krystanti sebagai pemateri, Pendeta, Proponen dan PPGT klasis parandangan serta pengurus PPGT klasis rantepao.
Penulis: Albert Agus



